judi online
bola88 agen sbobet

Semua Sarana Penunjang untuk Asian Para Games 2018 Akan Selesai Pada Tanggal 25 September

Semua Sarana Penunjang untuk Asian Para Games 2018 Akan Selesai Pada Tanggal 25 September

INAPGOC selaku Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 akan menuntaskan pembangunan semua sarana penunjang untuk Asian Para Games 2018 pada hari Selasa (25/9/2018). Tak hanya itu, persiapan semua fasilitas ini harus tuntas sebelum akhir pekan ini mengingat para peserta yang berasal dari Bahrain akan mendarat di Jakarta pada hari Sabtu (29/9/2018) atau 4 hari usai penyelesaian semua sarananya.

“Persiapan yang kami lakukan telah mendekati 97%, sedangkan kedatangan beberapa atlet dan official saja yang belum mendarat di Indonesia sampai sekarang. Lalu, sesi akhirnya merupakan penyempurnaan dengan menambahkan sarana secara fisik yang digunakan secara harian. Kami juga akan menyelesaikan semuanya sebelum Opening Ceremony Asian Para Games 2018,” tutur Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua Umum INAPGOC yang dikutip melalui Antara.

Dirinya juga menambahkan bahwa penyelesaian untuk persiapan ini wajib ditindak lanjuti karena banyak beberapa jadwal lainnya yang harus dilakukan.

“Kami juga masih menyelesaikan Pawai Obor Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung di Kota Pangkal Pinang | Bangka Belitung pada hari Rabu (26/9/2018) dan berakhir di Kota Jakarta pada hari Minggu (30/9/2018) mendatang,” lanjutnya.

Antusiasme yang tinggi dari masyarakat luas mengenai pelaksanaan Asian Games 2018 menurut Raja Sapta akan dilanjutkan dalam penyelenggaraan Asian Para Games 2018 yang menjadi modal utama untuk pesta olahraga terbesar ke-2 di dunia untuk para difabel ini.

Kemudian, Imam Nahrawi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora ikut serta dalam Parade Momo yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas) | Jakarta Pusat yang menjelaskan bahwa 5 cabang olahraga dalam Asian Para Games 2018 sudah berlatih sejak awal yang merupakan wujud adaptasi dan menyesuaikan dengan iklim maupun tempat bertanding.

“Kami memiliki target untuk menyabet 16 keping medali emas dan masuk dalam 10 peringkat terbaik yang tepatnya di posisi ke-7. Saya menilai jika target ini cukup wajar karena keberanian dan optimisme para atlet difabel sangat besar dan sudah terlihat sejak mereka berhasil dinobatkan sebagai juara umum dalam pelaksanaan ASEAN Para Games 2017 lalu,” ujar Imam Nahrawi.

Tak hanya itu, Budiyono sebagai Direktur Arena INAPGOC juga mengatakan seputar persiapan venue pertandingan jelang Asian Para Games 2018 yang sudah menembus 95% dan meliputi perbaikan atas semua peralatan untuk cabang olahraga menembak di kawasan Senayan | Jakarta Pusat.

“Saya bertarget bahwa pada H-2 Asian Para Games 2018 semua sarana dan prasarana untuk pertandingan maupun tidak sudah diselesaikan secara tuntas,” ucap Budiyono.

Kendati, Budiyono menutup pembicaraannya bahwa salah satu tantangan serius untuk masalah ini adalah dilihat dari persiapan untuk pemasangan ramp dan toilet khusus para penyandang disabilitas.

“Tantangan serius yang harus kami selesaikan yaitu berada di Sentul | Bogor karena hanya memiliki waktu selama 7 jam saja supaya bisa melakukan persiapan untuk itu dan bisa dipakai, sedangkan kami akhirnya mendekatkan semua peralatan ke Sentul saat ini,” tutup Budiyono.