judi online
bola88 agen sbobet

Saga Özil-Jerman Berlanjut

Saga Özil-Jerman Berlanjut

Pelatih timnas Jerman Joachim Low membantah isu rasisme di skuad Tim Panser setelah salah satu pemain kuncinya Mesut Özil pensiun dari timnas. Setelah gagal total di Piala Dunia 2018, Özil dituding sebagai salah satu biang kerok kegagalan Jerman oleh banyak pihak. Hal ini memicu keputusan gelandang Arsenal tersebut untuk pensiun dari timnas. Özil juga melepaskan pernyataan mendetail yang bahkan terbagi hingga 3 bagian tentang alasan yang mendasari keputusannya itu.

Dalam pernyataannya, Özil menuding presiden DFB sebagai orang yang rasis dan menyebutkan bahwa “Saya adalah orang Jerman ketika kita menang, tapi Saya adalah imigran ketika kita kalah.” Namun, Low menolak anggapan tersebut. “Mesut Özil belum menghubungi Saya juga sampai sekarang,” kata pelatih yang membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 tersebut. “Ia jelas sekali telah melebih-lebihkan pernyataannya tentang rasisme.”

Low juga menyatakan ia tidak mempunyai masalah dengan foto kontroversial yang diambil Özil dan rekan setimnya di Jerman Ilkay Gundogan bersama presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menjelang Piala Dunia. Banyak pihak meminta Low untuk tidak memanggil Özil dan Gundogan ke dalam skuad Piala Dunia walaupun Low akhirnya tetap memanggil keduanya.

“Saya rasa kita semua tidak terlalu menganggap serius masalah foto tersebut, termasuk Saya,” jelas Low. “Saya pikir, ketika keduanya ada bersama kita, semua fokus akan tertuju ke Piala Dunia. Kejadian ini jelas telah sedikit melemahkan kita. Bagi Saya, situasinya cukup jelas, Saya memilih Mesut Özil karena kualitas yang dia bawa.

“Saya belum mengatakan apapun tentang insiden ini sebelumnya karena penasihat Özil menghubungi Saya pada Minggu malam. Dia mengatakan bahwa Mesut akan mengumumkan bagian ketiga dari pernyataannya. Sang pemain sendiri belum menghubungi Saya.

“Biasanya, selalu ada diskusi yang baik antara pemain dengan pelatih untuk kasus-kasus seperti ini. Tapi Mesut memilih jalan yang lain, Saya harus menerimanya.

“Tidak pernah ada yang namanya rasisme. Selama melatih Jerman, Saya tidak pernah mendengar munculnya komentar-komentar rasis dalam tim kami. Mesut dan Ilkay selalu menghargai nilai-nilai dalam tim nasional.”

Özil telah mendapat banyak kritikan dari berbagai pihak sejak Piala Dunia berakhir, dengan manajer Bayern Munich Uli Hoeness mengatakan bahwa Özil menggunakan tuduhan rasisme sebagai “pengalihan” atas performa buruk sang pemain.

Sementara itu, Özil juga menjadi subjek rumor perselisihan di klubnya Arsenal dengan pelatih baru Unai Emery, walau sang pelatih menyanggahnya.