judi online
bola88 agen sbobet

Luka Modric Rela Menukar Piala Liga Champions Dengan Piala Dunia 2018

Luka Modric Rela Menukar Piala Liga Champions Dengan Piala Dunia 2018

Kroasia memang tidak banyak diprediksi akan sampai ke babak final Piala Dunia 2018, bahkan saat sampai di babak semifinal kontra Inggris. The Tree Lion tetap di jagokan, meskipun Kroasia mengawali pertandingan di babak penyisihan hingga kini tanpa satu pun kekalahan. Bahkan saat satu langkah lagi menuju trofi emas Piala Dunia, nampaknya Luka Modric rela menukarnya dengan empat trofi Liga Champions.

Final laga yang akan berlangsung pada Minggu (15/07/2018) di Luzhniki Stadium, Moscow, memang sangat penting untuk Kroasia. Pasalnya ini pertama kalinya berhasil sampai ke babak final Piala Dunia, jika berhasil menyingkirkan Prancis maka ini akan jadi trofi pertama yang sudah dinantikan semua rakyat Krosia.

Sehingga jangan heran, jika Modric akan memberikan segalanya untuk timnya. Bahkan trofi bergengsi di level klub. Bahkan dengan tegas mengatakan, jika pertandingan mendatang harga mati untuk Kroasia memenangkannya. Tentu saja akan melakukan segala upaya untuk membungkam Les Blues, sejauh ini meskipun lawannya lebih tangguh di atas kertas.

Seperti apa yang dikatakan sebelumnya, setelah berhasil menyingkirkan Inggris di babak semifinal, dikutip dari Soccerway. Dimana dirinya dengan berani menukar empat trofi Liga Champions yang sudah dimenangkan, untuk Piala Dunia. Bahkan dirinya tidak peduli dengan kesuksesan sebelumnya, sehingga akan mengerahkan segalanya untuk mendapatkan kemenangan.

Ini akan mengukir sejarah tersendiri untuk masyarakat Kroasia, dimana untuk pertama kalinya setelah berhasil tampil di panggung Piala Dunia akan menjadi juara. Sudah jelas, semua pemain Krosia sangat percaya diri, dimana harus melewati banyak laga sengit bahkan memaksa hingga 120 menit bermain. Semua karakter pemain dimiliki Kroasia, bahkan jadi tim ideal yang bisa memenangkan Piala Dunia 2018.

Bahkan jika berhasil memberikan kemenangan untuk Kroasia, Modric diperkirakan akan mendapatkan Bola Emas Piala Dunia. Namun sekali lagi ditekankan, jika dirinya tidak ingin mengejar gelar individu, melainkan ingin kemenangan untuk tim. Tujuannya untuk membawa pulang trofi emas Piala Dunia, bukan yang lain.

Ditambahkan kembali oleh Modric, jika dirinya merasa tidak terbebani dengan semua gelar tersebut (Bola Emas Piala Dunia). Dirinya tetap bermain bersama tim, kedatangan Kroasia jelas dan sederhana, menang bahkan tanpa banyak promosi dan tidak diunggulkan seperti tim lainnya.

Awalnya memang hanya bertujuan lolos dari fase penyisihan grup, namun ada keyakinan lain bisa lolos di babak knock-out. Inilah yang terjadi, semua pemain bahkan tidak memperhitungkan semua ini, bahkan tidak pernah bermimpi bisa sampai di babak final. Ini bukan mimpi, namun hasil kerja keras kami selama ini, dimana setiap pertandingan sudah kami menangkan.

Jika melihat statistik pertemuan keduanya, memang Prancis unggul. Karena dari lima pertemuan sebelumnya, dua laga terakhir memang harus berakhir seri. Namun tiga laga berikutnya, Ayam Jantan, julukan Prancis berhasil menumbangkan Krosia. Ini waktunya untuk menunjukkan jika semua timnas Kroasia sudah berubah dan akan menyingkirkan Prancis di babak final.