judi online
bola88 agen sbobet

Lagi, Kasus Penggelapan Pajak Kali Ini Menimpa Bek Kiri Real Madrid

Lagi, Kasus Penggelapan Pajak Kali Ini Menimpa Bek Kiri Real Madrid

Para pemain di Liga Spanyol lagi-lagi harus bermasalah dengan otoritas negara terkait masalah pajak. Selasa siang (11/9) kemarin, pengadilan resmi memutuskan bek kiri Real Madrid, Marcelo bersalah atas tuduhan menghindar dari pembayaran pajak atas hak cipta dirinya sebesar 1 juta Euro. Berita ini pun juga dibenarkan media-media Spanyol, seperti El Mundo Deportivo.

Pemain keturunan Brasil itu pun harus rela mendapat pidana selama empat bulan tahanan penjara dan harus membayar denda sebesar 750 ribu Euro. Uniknya, Marcelo tidak memberikan keberatan atas pidana tersebut alias tidak melakukan banding dan siap membayarkan denda tersebut.

Hukuman empat bulan tahanan penjara Marcelo sebenarnya tidaklah benar-benar terjadi. Ia bisa saja tetap membela Real Madrid karena hukum di Spanyol menyebutkan bahwa, hukuman bagi terpidana kurang dari dua tahun yang merupakan pidana perdananya, cukup melakukan hukuman percobaan wajib lapor dan diharuskan tak boleh melakukan tindakan pidana lainnya selama masa hukuman.

Tuduhan ini bukan kali pertama bagi sepakbola Spanyol. Nama besar seperti Lionel Messi, Neymar, dan Cristiano Ronaldo pun pernah terkena kasus yang sama. Tak hanya pemain, pelatih ‘The Special One’ Jose Mourinho pun pernah bermasalah terkait pajaknya selama berada di Spanyol.

Kasus ini tentu menambah buruk citra sepakbola Spanyol di mata pecinta sepakbola. Selain itu, para pemain asing yang ingin melanjutkan karir sepakbolanya di Spanyol menjadi berpikir ulang.

Dalam riset yang dilakukan oleh badan riset terkemuka di Eropa, menyebutkan bahwa Spanyol memiliki tingkatan tertinggi dalam tagihan pajak mencapai 43%, dibandingkan dengan Turki yang hanya sebesar 15%. Tagihan pajak sebesar 43% tersebut dikhususkan bagi para pemain yang memiliki gaji sebsar 600 ribu Euro per musimnya. Aturan yang mulai diberlakukan sejak 2010 tersebut memang serius dilakukan pihak berwajib Spanyol samapi saat ini.

Diluar kesuksesan klub-klub Spanyol di kancah Eropa, hal non teknis seperti ini bisa menurunkan pamor La Liga khususnya bagi pemain dan juga pelatih asing yang berkarir di Spanyol.