Liga Inggris:

judi online
bola88 agen sbobet

Gol di Injury Time yang Kian Marak di Piala Dunia 2018

Gol di Injury Time yang Kian Marak di Piala Dunia 20181

Para peserta negara Piala Dunia tentu ingin memberikan hasil yang terbaik bagi negaranya. Segala cara akan dilakukan demi meraih kemenangan sebelum wasit meniup peluit panjang. Maka tak heran jika pada Injury Time atau tambahan waktu sering terjadi gol hingga menyisakan drama didalamnya. Fisik yang sudah cukup lelah menjadi salah satu faktor mereka kecolongan di akhir laga. Bahkan hingga saat ini, jumlah gol yang menyentuh menit 90+ tercatat sudah 23 kali dan juga lebih banyak dengan jumlah gol ‘telat’ di fase grup dalam tiga edisi Piala Dunia sebelumnya.

Jerman menjadi salah satu klub yang mengalami gol ‘telat’ pada pertandingan grup lalu. Usai kalah lawan Meksiko di laga perdana, Der Panzer tentu membutuhkan kemenangan di pertandingan kedua melawan Swedia. Mereka baru bisa memastikan raihan tiga poin berkat eksekusi Free Kick dari Toni Kroos di penghujung laga. Namun sayangnya, pasca laga tersebut mereka juga harus merasakan pahitnya gol di masa Injury Time. Alih-alih hanya melawan Korea Selatan yang belum mendapatkan poin sama sekali sebelum laga tersebut, Jerman harus menyerah 0-2 dengan dua gol Korea Selatan yang dicetak oleh Son Heung Min dan Kim Young-Gwom pada masa tambahan waktu. Hal ini pula yang mengubur mimpi mereka untuk mempertahankan gelar juara

Yang teranyar tentu dari laga babak 16 besar dimana dua nasib berbeda dialami Belgia dan Kolombia yang sama-sama mencetak gol di atas menit 90. Belgia sukses melakukan comeback sempurna saat lawan Jepang dengan membalikkan keunggulan menjadi 3-2 usai kebobolan dua gol terlebih dahulu. Nacer Chadli berhasil memastikan Belgia untuk lolos ke fase selanjutnya berkat gol nya di menit ke 90+4. Bila berakhir manis bagi Belgia, lain halnya dengan Kolombia. Meski berhasil cetak gol pada menit 90+3 oleh Yerry Mina, Los Cafeteros (julukan Kolombia) harus mengakui kekalahan atas Inggris pada babak adu penalti hingga memaksa mereka untuk tersingkir pada fase ini.

Suka tidak suka tentu dirasakan kedua kubu masing-masing suporter. Dilain sisi mereka tentu mereka sangat senang dan dilain sisi pula terdapat mereka yang sangat kecewa. Drama seperti inilah yang membuat Piala Dunia 2018 kali ini menjadi sangat seru. Bahkan bukan tidak mungkin tren ini akan berlanjut hingga partai final nanti hingga menyajikan pertandingan yang sangat menarik.