Bursa Transfer 222 Juta Euro Akan Segera Terlampaui?

Bursa Transfer 222 Juta Euro Akan Terlampaui? |

Pelatih kepala Borussia Dortmund, Peter Bosz memperkirakan angka 1 miliar euro akan tercapai di bursa transfer yang tidak akan lama lagi.

Jendela transfer terakhir melihat Paris Saint-Germain memecahkan rekor dunia dengan membayar 222 juta euro untuk membawa Neymar ke Ligue 1 dari Barcelona.

Pemain Catalan menggantikan bintang Brasil dengan pemain Dortmund Ousmane Dembele, yang menjadi pemain termahal kedua dalam sejarah setelah menyelesaikan sebuah kesepakatan untuk meraih 105 juta euro pertama.

Catatan Bursa Transfer

Pengeluaran telah meningkat sejak kepindahan Cristiano Ronaldo ke Real Madrid untuk kemudian rekor 94 juta euro di tahun 2009, dengan delapan dari sembilan transfer paling mahal dalam sejarah yang terjadi dalam empat tahun terakhir.

Investasi besar PSG juga memasukkan kesepakatan untuk Kylian Mbappe yang akan membayar 180 juta euro seperti dilaporkan untuk membuat pinjamannya pindah permanen tahun depan, mendorong UEFA untuk membuka penyelidikan sehubungan dengan kemungkinan pelanggaran Finansial Fair Play.

Namun, daripada mengharapkan tim untuk menunda oleh dampak potensial dari biaya selangit yang begitu tinggi tersebut, Bosz yakin jumlah 10 digit untuk satu pemain tidak keluar dari pertanyaan.

“Saya pikir kita akan mengalami pemain sepak bola yang ditransfer dalam total paket senilai 1 miliar euro,” katanya kepada Bild.

Peluang Dortmund Keruk Dana Besar Dari Bursa Transfer

Pemain Dortmund lainnya yang terkait dengan pergerakan uang besar adalah Pierre-Emerick Aubameyang, yang menjadi perhatian klub-klub di Liga Super China selama bursa transfer dan juga merupakan target yang dilaporkan untuk Liverpool.

Bintang Gabon tersebut memutuskan untuk tinggal di Signal Iduna Park dan telah memulai musim dengan cara yang menakjubkan, mencetak 13 kali dalam 11 penampilan di semua kompetisi.

Bosz mengakui ada beberapa pemain vital lainnya di Dortmund dibandingkan pemain berusia 28 tahun itu.

“Dia tidak hanya penting bagi tim karena dia mencetak gol, tapi karena dia selalu memberi 100 persen, entah itu dalam permainan atau dalam latihan,” katanya seperti yang dilansir oleh Goal.

“Dia lebih dari sekedar pesepakbola, dia orang hebat dan pemimpin sejati.”, tutup Bosz.